SAINS DAN TEKNOLOGI

SAINS DAN TEKNOLOGI  DALAM EVALUASI KEMAMPUAN

Berbicara mengenai sains dan teknologi, tentu saja tidak bisa di lepaskan dari konteks  sosio-budaya yang melingkupi kelahirannya. Semua kajian keilmuan modern, ilmu sosial atau alam, berasal dari Amerika Utara dan Eropa Barat pada awal  perkembangannya. Ilmu pengetahuan modern pada awal kelahirannya, menjadi bersifat “euro-sentris”.

Menjadi seperti itu karena pengaruh para filosof Eropa modern seperti Rene Descrates. Sangat dominan pada seluruh bangunan fisiknya isaac newton dan kimianya lavosier. Keadaan menjadi seperti ini, dimana Amerika Utara dan Eropa Barat memegang Hegemoni atas perkembangan sains dan teknologi (sainstek), karena di bagian dunia yang lain seperti china , timur tengah dan India, mengalami Stagnasi besar-besaran di bidang sosial kebudayaan. Sebetulnya, kebudayaan China, Timur Tengah dan India pada waktu itu sempat lebih maju dari barat. Namun karena serangkaian perang saudara dan perebutan kekuasaan atau coup detat di china, timur tengah dan India akhirnya negara Barat mampu menyalip mereka.

Ilmu alam dan Ilmu Sosial berasal dari satu Induk, yaitu filsafat. Sebagai mtters scientarum, filsafatlah yang melahirkan mereka dan menjadikan mereka berdua menjadi seperti sekarang ini. Filsafat selalu mencari kebenaran. Sementara anak-anaknya, yaitu Ilmu sosial dan ilmu Alam, mewarisi tugas dari ibunya untuk juga mencari kebenaran. Bila Ilmu Sosial dan Ilmu Alam di pertentangkan, berarti sama saja dengan mempertentangkan kebenaran

~ oleh d3dhysupr14tm4n pada Januari 7, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: